SAMPANG II Republiku.com — Polres Sampang mendalami kecelakaan kerja maut di proyek rehabilitasi ruang kelas SDN Komis I, Kecamatan Kedungdung. Seorang pekerja bangunan berinisial F meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan tembok saat proses pembongkaran.
Insiden tersebut terjadi Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 13.15 wib. Korban merupakan warga Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, mengatakan pihaknya masih mengumpulkan keterangan untuk memastikan penyebab kecelakaan.
“Kasusnya kini dalam penyelidikan. Kami masih mengumpulkan informasi untuk mengetahui penyebab pasti robohnya tembok serta rangkaian kejadian,” kata Eko, Sabtu (24/10/2026).
Berdasarkan kronologi awal, korban bersama tiga pekerja lainnya tengah membongkar bangunan sekolah dengan menarik bagian tembok menggunakan tali. Namun, tembok yang disebut dalam kondisi rapuh mendadak roboh dan menimpa kepala korban.
Korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Kedungdung, kemudian dirujuk ke RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang. Nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (22/10/2026).
Polsek Kedungdung telah melakukan pengamanan lokasi dan olah TKP. Penyelidikan selanjutnya dikoordinasikan dengan Satreskrim Polres Sampang.
Proyek tersebut dikerjakan CV Anggra Utama dengan nilai kontrak Rp366 juta, sedangkan pengawasnya adalah CV Bintang Mas Consultant asal Pamekasan.


Tinggalkan Balasan