SAMPANG II Republiku.com — Abu Azmi mengingatkan pentingnya memperkuat ibadah, mengendalikan hawa nafsu, serta mendidik anak dengan nilai-nilai agama. Sebab, kehidupan dunia bersifat sementara, sedangkan amal ibadah menjadi bekal manusia menuju kehidupan akhirat.

Pesan tersebut disampaikan Abu Azmi dalam tausiah seusai pengajian rutin Malam Manis Dzikir Fida’ Kubro, Selasa (20/10/2026).

Ia menegaskan, seluruh makhluk hidup pasti menghadapi kematian. Begitu pula jabatan dan harta benda yang memiliki batas serta tidak akan kekal. Menurutnya, hanya Allah SWT yang Mahakekal.

“Allah menciptakan semua makhluk hanya untuk beribadah,” demikian pesan Abu Azmi dalam tausiahnya.

Mengutip pandangan ulama, termasuk Imam Al-Ghazali, Abu Azmi menjelaskan bahwa manusia menghadapi pergulatan antara ruh yang cenderung mengajak kepada kebaikan dan nafsu yang dapat mendorong pada keburukan. Sementara itu, jasad menjadi sarana bagi manusia untuk menjalani kehidupan dan menentukan pilihan.

Karena itu, ia mengajak jamaah agar mampu mengendalikan hawa nafsu serta lebih bersemangat menghidupkan ruh melalui zikir, ibadah, dan amal saleh lainnya.

“Dalam nafsu kita harus bisa melawan. Ketika menuruti nafsu, kebanyakan selalu mengajak kepada kejelekan,” pesannya.

Abu Azmi juga mengingatkan agar manusia menjalani kehidupan secara sederhana dan tidak berlebihan dalam memenuhi kebutuhan jasmani. Menurutnya, kematian dan kehidupan di alam kubur menjadi pengingat bahwa setiap orang harus mempersiapkan bekal berupa amal ibadah selama hidup di dunia.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pendidikan agama dalam keluarga. Orang tua, kata dia, harus membekali anak dengan ajaran agama agar tumbuh menjadi pribadi saleh dan salehah.

Melalui tausiah tersebut, Abu Azmi mengajak jamaah untuk tidak terlena dengan urusan duniawi, melainkan memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak, dan memperbanyak amal kebaikan sebagai bekal menuju akhirat.