SAMPANG II Republiku.com, — Misteri penemuan kerangka manusia dewasa di Dusun Gayam, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, hingga kini masih menyisakan banyak tanda tanya. Meski pemeriksaan forensik telah dilakukan, penyebab pasti kematian belum berhasil diungkap.
Kerangka tersebut pertama kali ditemukan warga, pada Rabu (21/1) pagi, di sebuah bekas lubang galian, dalam kondisi relatif utuh dan masih mengenakan pakaian serta alas kaki. Penemuan ini langsung menghebohkan warga sekitar dan memunculkan dugaan adanya peristiwa kematian yang luput dari perhatian dalam kurun waktu cukup lama.
Sebagai tindak lanjut, Tim Inafis Polda Jawa Timur melakukan pemeriksaan lanjutan di RSUD Dr Mohammad Zyn Sampang, pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 10.00 wib. Pemeriksaan medis forensik dilakukan guna memastikan identitas serta penyebab kematian kerangka tersebut.
Dokter forensik Dr. dr. Tutik Purwanti, bersama dr. Aditya Ganuarda, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan kerangka tersebut merupakan satu individu berjenis kelamin laki-laki.
“ Hasil pemeriksaan sementara menyimpulkan bahwa kerangka merupakan satu individu laki-laki dengan perkiraan usia antara 19 hingga 34 tahun, serta panjang badan sekitar 163 hingga 173 sentimeter,” ujar tim forensik dalam keterangannya melalui Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo.
Lebih lanjut, tim menyatakan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada struktur tulang, namun hingga kini sebab kematian belum dapat dipastikan. Berdasarkan analisis kondisi tulang, waktu kematian diperkirakan terjadi dalam rentang tahun 2023 hingga 2025.
“ Tidak ditemukan indikasi trauma atau kekerasan pada tulang. Namun, penyebab kematian belum dapat ditentukan karena keterbatasan bukti biologis,” jelasnya.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa jenazah masih berstatus Mr. X, dan proses identifikasi lanjutan masih terus dilakukan. Aparat juga membuka kemungkinan pengembangan penyelidikan, termasuk penelusuran laporan orang hilang yang belum terungkap di wilayah Sampang dan sekitarnya.


Tinggalkan Balasan