SAMPANG II Republiku.com — Masyarakat Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, dibuat resah oleh aktivitas dump truk bermuatan pasir dan batu (sirtu) yang melintas tanpa ditutup terpal. Kendaraan tersebut juga disebut melaju ugal-ugalan di wilayah perkotaan hingga dinilai membahayakan keselamatan pengendara lain, Kamis (17/9/2026).

Salah seorang pengendara, Fandi, mengaku mengalami keresahan saat melintas di Jalan Bahagia, Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Sampang. Saat itu, ia tengah menjemput anaknya yang bersekolah di salah satu TK di kawasan tersebut.

Menurut Fandi, sebuah dump truk bermuatan sirtu melaju dengan kecepatan dan cara berkendara yang dinilainya membahayakan pengguna jalan.

“Keberadaan dump truk seperti itu sangat meresahkan, apalagi kalau melaju ugal-ugalan di jalan yang ramai pengendara,” ujarnya.

Ia juga menyoroti muatan sirtu yang tidak ditutup terpal. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menyebabkan material berjatuhan atau beterbangan dan mengganggu keselamatan pengendara, khususnya pengguna sepeda motor.

Fandi berharap aparat terkait tidak hanya menunggu laporan masyarakat, tetapi melakukan pengawasan dan penindakan terhadap kendaraan angkutan material yang melanggar ketentuan serta membahayakan pengguna jalan.

Menanggapi keluhan tersebut, Kasat Lantas Polres Sampang AKP Sulaiman mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut.

“Kami akan segera tindak lanjuti,” singkat AKP Sulaiman saat dikonfirmasi Republiku.com.

Masyarakat pun berharap keberadaan dump truk bermuatan material di kawasan perkotaan mendapat perhatian serius, terutama menyangkut cara berkendara, keamanan muatan, serta keselamatan pengguna jalan lainnya.