SAMPANG II Republiku.com — Program Sejuta Liter Air Bersih yang digagas Forum Sampang Sehat (FSS) terus membantu masyarakat menghadapi kekeringan di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Sejak diluncurkan pada 7 September hingga 13 Oktober 2026, lebih dari 195 tangki air bersih telah didistribusikan kepada masyarakat.

Koordinator Program Sejuta Liter Air Bersih FSS, Jausi, mengatakan jangkauan distribusi bantuan kini meluas dari lima menjadi tujuh kecamatan berkat dukungan SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Jabanusa.

“Awalnya kami fokus di lima kecamatan, yakni Karang Penang, Robatal, Kedungdung, Tambelangan, dan Sreseh. Kemudian, jangkauan diperluas ke Banyuates dan Pangarengan,” ungkap Jausi kepada Republiku.com.

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan permohonan masyarakat melalui hotline FSS. Sistem antrean diterapkan agar distribusi berjalan tertib dan bantuan diterima oleh warga yang membutuhkan.

“Kami mengimbau masyarakat yang sudah menghubungi hotline untuk bersabar. Penyaluran dilakukan sesuai daftar dan nomor antrean yang masuk,” jelasnya.

Jausi mengakui keterbatasan armada tangki dan kerusakan kendaraan menjadi kendala dalam distribusi. Meski demikian, pihaknya berupaya memastikan bantuan tetap sampai kepada penerima manfaat. FSS juga melibatkan pengusaha tangki lokal agar program tersebut turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

Selain SKK Migas dan KKKS, program ini didukung kolaborasi dengan BPBD, Baznas, rumah sakit, klinik, serta badan usaha milik daerah (BUMD). Koordinasi dilakukan untuk menghindari tumpang tindih distribusi dan memperluas jangkauan bantuan.

Menurut Jausi, permohonan bantuan untuk Kecamatan Robatal dan Kedungdung sementara ditutup karena distribusi di kedua wilayah tersebut sudah cukup tinggi, terutama di desa-desa yang mengalami kekeringan ekstrem. Bantuan juga terbuka bagi pondok pesantren, lembaga pendidikan, dan tempat ibadah yang membutuhkan air bersih selama kuota masih tersedia.

Manfaat program tersebut dirasakan langsung oleh warga Dusun Sempalai, Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh. Salah seorang warga menyampaikan apresiasi atas bantuan air bersih yang diterima untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan air bersih ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari,” ungkapnya.

Jausi berharap dukungan berbagai pihak dapat mendorong realisasi program melampaui target awal satu juta liter air bersih. Dengan perluasan jangkauan dan kolaborasi berbagai pihak, FSS berupaya memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan selama musim kemarau.