SAMPANG II Republiku.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi kemarau panjang yang diprakirakan berlangsung hingga Desember 2026.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hosin, mengatakan pihaknya menyiapkan distribusi bantuan air bersih bagi wilayah yang mengalami dampak kekeringan ekstrem.

“Berdasarkan prakiraan BMKG, musim kemarau panjang diprediksi berlangsung hingga Desember 2026,” kata Hosin saat dikonfirmasi Republiku.com, Senin (5/10/2026).

Menurut dia, BPBD akan memantau kondisi wilayah di 14 kecamatan untuk menentukan daerah yang membutuhkan bantuan air bersih.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga ketersediaan air bagi masyarakat sekaligus mengantisipasi meluasnya dampak kekeringan selama musim kemarau.

BPBD mengimbau masyarakat di wilayah rawan kekeringan agar menggunakan air secara bijak dan melaporkan kondisi kekurangan air kepada pihak terkait.