SAMPANG II Republiku.com – Sinergi antara tokoh masyarakat dan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sampang dinilai penting dalam mendukung proses reintegrasi sosial Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) agar dapat kembali ke lingkungan masyarakat dengan baik.

Ketua DPD Ormas GAIB, Habib Yusuf Assegaf, mengatakan keberadaan Rutan bukan sekadar tempat menjalani proses hukum, tetapi juga menjadi wadah pembinaan bagi warga binaan.

“Rutan/Lapas bukan tempat penampungan penjahat, melainkan wadah edukasi. Kami ikut bertanggung jawab menjaga moral dan mental warga yang ada di dalam,” ujar Habib Yusuf, Selasa (29/9/2026).

Menurutnya, sinergi dengan tokoh masyarakat diperlukan agar proses pembinaan tidak berhenti pada pemberian efek jera, tetapi juga mampu membentuk warga binaan menjadi pribadi yang produktif dan taat hukum saat kembali ke tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Sampang, Agus Yanto, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian tokoh masyarakat terhadap keberadaan Rutan Sampang.

Ia menegaskan, hubungan harmonis antara Rutan dengan lingkungan sekitar sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Sinergi dengan tokoh masyarakat sangat penting untuk mendukung stabilitas serta deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya di lingkungan sekitar Rutan,” katanya.

Sinergi tersebut diharapkan terus terjaga sehingga Rutan Sampang tidak hanya menjadi tempat menjalani masa pidana, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pembinaan dan persiapan WBP kembali ke masyarakat.