YOGYAKARTA II Republiku.com — Belasan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) turut meramaikan Lokakarya Media 2026 di Yogyakarta.

Sedikitnya 14 stan UMKM dari sejumlah daerah, seperti Sampang, Sumenep, Gresik, Bojonegoro, dan Cepu, hadir memamerkan beragam produk unggulan. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya mendorong UMKM lokal agar semakin berkembang dan mampu memperluas pasar.

Salah satunya GHE-IK Bintang asal Sampang, Madura, binaan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), KKKS di bawah pengawasan SKK Migas.

Pemilik GHE-IK Bintang, Junaidi Hadi, mengatakan pembinaan yang diterimanya sejak 2021 telah memberikan banyak perubahan terhadap perkembangan usahanya.

“Mulai dari pemilihan bahan baku, produksi, pengemasan hingga pemasaran. Sekarang kami sudah diarahkan ke pemasaran digital dan mendapat pendampingan kualitas produk, termasuk bantuan alat serta rumah produksi,” ujar Junaidi, Kamis (17/9/2026).

Dari semula hanya memproduksi minuman jahe, kini GHE-IK Bintang telah mengembangkan produk hingga kopi black garlic.

“Setiap ada event SKK Migas, kami diberi kesempatan mempromosikan produk, termasuk ke Jakarta dan sekarang Yogyakarta. Kami sangat berterima kasih kepada SKK Migas dan HCML,” imbuhnya.

Sementara itu, Manager Regional Office and Relation HCML Hamim Tohari menyebut terdapat 17 UMKM binaan HCML di Madura, dengan tiga di antaranya ikut dalam Lokakarya Media 2026.

“UMKM menjadi salah satu fokus kami karena sektor ini ikut mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. Kami juga menggandeng konsultan bisnis dan dinas terkait untuk memberikan pelatihan serta bantuan peralatan usaha,” terang Hamim.

Program pembinaan tersebut antara lain menyasar pelatihan mekanik bagi pemuda Mandangin serta peningkatan kapasitas sekitar 30 pelaku UMKM dalam produksi makanan olahan, pengemasan, dan pemasaran.

Melalui pembinaan berkelanjutan, SKK Migas bersama HCML mendorong UMKM di sekitar wilayah kerja hulu migas agar semakin mandiri, berdaya saing, dan mampu menembus pasar yang lebih luas.