PAMEKASAN —Republiku.com Jajaran Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Pamekasan melaksanakan Operasi Tumpas Semeru 2026 sepanjang bulan Agustus. Komandan Tugas (Kanit) Satnarkoba Polres Pamekasan, IPDA Daka Surya Prapta Maulana, S.H., memaparkan capaian operasi dan peta persebaran narkotika di wilayah Kabupaten Pamekasan.
Secara global, temuan barang bukti narkotika paling dominan berasal dari wilayah perkotaan dan Kecamatan Proppo dengan total 67 gram. Sementara itu, Kecamatan Tlanakan tercatat menemukan 0,36 gram.
Berdasarkan hasil pemantauan, peredaran narkoba di Kabupaten Pamekasan tercatat mengalami penurunan. Posisi paling rendah peredarannya terjadi di Kecamatan Kadur, disusul wilayah Pagentenan.
Memasuki Semester II tahun 2026, muncul tren yang memprihatinkan: mayoritas pengguna baru narkoba teridentifikasi di wilayah Pamekasan. Secara umum, latar belakang pekerjaan para pengguna baru ini adalah karyawan swasta. Selain itu, tercatat 1 orang perempuan berstatus perantauan dari luar daerah.
Secara keseluruhan, selama bulan Agustus dalam rangka Operasi Tumpas Semeru 2026, total 21 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Kanit Satnarkoba mengingatkan bahwa meskipun peredaran narkoba menunjukkan penurunan di sejumlah kecamatan, munculnya pengguna baru di semester kedua menjadi pekerjaan rumah besar yang harus diantisipasi bersama antara kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.ujarnya


Tinggalkan Balasan