SURABAYA,Republiku.com – Kami komunitas Arek Suroboyo Asli (ARSAS),banyak menerima keluhan dari anggota dan masyarakat yang tidak lagi mendapat bantuan pemerintah,kami Melihat untuk membuktikan secara langsung kondisi keluarga tersebut bersama pemerintah Kota Surabaya
Kami menemukan kondisi warga yang sangat memprihatinkan di wilayah Jalan Ambengan Batu,kecamatan Tambaksari surabaya
Kami mendapati seorang warga lanjut usia yang tinggal di rumah sangat tidak layak huni dan masih bekerja sebagai pedagang nasi goreng untuk memenuhi kebutuhan hidup. Berdasarkan informasi yang kami terima, status kesejahteraannya berubah dari desil 2 menjadi desil 6. Selain itu, kami juga menemukan keluarga penyandang disabilitas yang tinggal dalam kondisi rumah tidak layak huni dan membutuhkan perhatian serius.
Kondisi ini jauh dari harapan masyarakat Surabaya. Program bantuan sosial seharusnya hadir bagi warga yang benar-benar membutuhkan, terutama lansia, keluarga disabilitas, dan masyarakat miskin yang hidup dalam keterbatasan.
Kami, ARSAS sebagai komunitas Arek Suroboyo Asli, Rabu (2/9/2026),memohon perhatian pemerintah pusat untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penentuan desil dari Badan Pusat Statistik (BPS)
Evaluasi tersebut penting agar data desil benar-benar mencerminkan kondisi nyata warga di lapangan, bantuan pemerintah tepat sasaran, serta tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya warga Surabaya.
ARSAS juga siap turun ke lapangan untuk mengawal kepentingan, keamanan, dan kenyamanan warga surabaya
*Jangan sampai warga yang paling membutuhkan justru kehilangan haknya atas perlindungan dan bantuan negara.*
Hormat kami,
Ketua Umum ARSAS
Herry Bimantara


Tinggalkan Balasan