SIDOARJO,Republiku.com – Sebuah rumah sekaligus toko sembako milik Sudarsono (52) di Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, terbakar pada Selasa (25/8/2026) dini hari. Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Peristiwa pertama kali diketahui sekitar pukul 01.10 WIB. Dua saksi, Ubai dan Yosi, yang sedang dalam perjalanan pulang setelah menghadiri acara Maulid Nabi, melihat kepulan asap dari dalam bangunan saat melintas di sekitar lokasi.
Keduanya segera meminta bantuan warga untuk mendobrak pintu dan membangunkan pemilik rumah. Berkat pertolongan cepat tersebut, Sudarsono berhasil menyelamatkan diri sebelum api semakin membesar.
Humas BPBD Damkar Sidoarjo, Yoli Wisnu, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima melalui Call Center 112 pada pukul 01.26 WIB. Petugas kemudian mengerahkan tiga unit mobil pemadam dari PMK Unit Kota dan PMK Unit Buduran. “Objek yang terbakar merupakan rumah toko dengan luas area sekitar 40 meter persegi. Pemadaman berhasil diselesaikan sekitar pukul 02.49 WIB,” ujarnya.
Yoli menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Penyebab kebakaran masih berdasarkan dugaan awal akibat korsleting listrik.
Sementara itu, Kapolsek Buduran, Kompol Sugeng Sulistyono, mengungkapkan bahwa api diduga berasal dari bagian dalam rumah sebelum menyambar lemari pakaian. Petugas kepolisian bersama warga dan pemadam kebakaran langsung melakukan penanganan. “Ketika saksi melihat kepulan asap, warga membantu mendobrak pintu dan membangunkan pemilik rumah. Pemilik berhasil keluar dan menyelamatkan diri,” kata Sugeng.
Polsek Buduran selanjutnya melakukan pengamanan lokasi, meminta keterangan sejumlah saksi, serta memasang garis polisi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). “Petugas sudah mendatangi dan mengamankan TKP, meminta keterangan saksi, memasang police line, serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran,” tambahnya.
Akibat kebakaran tersebut, rumah sekaligus toko sembako mengalami kerusakan dengan kerugian material sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta. Petugas memastikan proses pemadaman berjalan tanpa kendala. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.


Tinggalkan Balasan