SURABAYA,Republiku.com – PDI Perjuangan (PDIP) memasang target ambisius pada Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2029. Partai berlambang kepala banteng itu menegaskan keinginannya untuk mengantarkan kader sendiri menduduki kursi nomor satu di provinsi tersebut.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menyatakan bahwa partainya memiliki banyak kader potensial yang telah membuktikan prestasi di berbagai bidang. Salah satu nama yang mencuat adalah Tri Rismaharini, sosok yang tidak asing bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya Surabaya.

Risma sukses memimpin Surabaya sebagai wali kota selama dua periode (2010–2020) dan kemudian dipercaya menjabat Menteri Sosial RI pada periode 2020–2024. Meskipun pada Pilgub Jatim 2024 ia kalah dari Khofifah Indar Parawansa, rekam jejak kepemimpinannya tetap diperhitungkan. Saat ini, Risma juga dipercaya menjabat sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Penanggulangan Bencana.

Hasto mengungkapkan bahwa Risma merupakan contoh nyata kader hasil rekrutmen dari kalangan ASN yang diberikan ruang berkembang. “Ibu Tri Rismaharini misalnya, direkrut dari kalangan ASN, kemudian diberikan ruang untuk menjadi Wali Kota dua periode dan sangat berhasil,” ujarnya usai menghadiri konsolidasi tertutup PDIP di Surabaya, Minggu (23/8/2026).

Meski begitu, ketika ditanya mengenai peluang Risma kembali dicalonkan pada Pilgub Jatim 2029, Hasto memberikan jawaban normatif. Ia menegaskan bahwa PDIP akan membuka ruang bagi figur-figur yang dinilai memiliki potensi kepemimpinan dan mampu menjawab harapan rakyat, termasuk kader muda.

“Jadi mereka (kader) yang punya potensi sebagai pemimpin dan mampu menjawab harapan rakyat, itu diberikan ruang di PDIP, termasuk bagi anak-anak muda. Syaratnya adalah memiliki jiwa dan spirit seperti Bung Karno, Bung Hatta,” imbuhnya.

Hasto juga memaparkan bahwa kader potensial PDIP tidak hanya berasal dari kepala daerah, tetapi juga anggota DPR RI dan hasil rekrutmen terbuka yang telah menyelesaikan pendidikan politik. Ia menambahkan bahwa PDIP memiliki banyak success story dari para kepala daerah yang telah memimpin dengan baik.

Sebagai catatan, pada Pilkada 2024 lalu, PDIP berhasil memenangkan pemilihan kepala daerah di 21 kabupaten/kota se-Jawa Timur, dengan 17 di antaranya merupakan kader partai. Sementara itu, di Pileg, PDIP mengantongi 21 kursi DPRD Provinsi Jatim, 308 kursi DPRD kabupaten/kota, serta 19 anggota DPR RI dari dapil Jatim.

“Target itu suatu cita-cita politik. Apalagi secara konsisten elektoral PDI Perjuangan mengalami kenaikan terus-menerus. Karena itu, partai membangun optimisme dalam menetapkan target pemilu mendatang. Dengan solidnya mesin partai, ini menjadi modal bagi pemenangan pemilihan gubernur dan kepala daerah yang akan datang,” pungkas Hasto. (*)