SAMPANG II Republiku.com, — Kebiasaan membakar sampah sembarangan kembali memicu kebakaran lahan kering di Kabupaten Sampang. Kali ini, kobaran api terjadi di Jalan Garuda, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, Senin (17/8/2026) siang.

Informasi kebakaran diterima Pos Damkar Sampang sekitar pukul 12.54 wib. Tim 3 Pos Damkar Sampang langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 13.00 wib dengan mengerahkan dua armada, salah satunya membawa tangki air.

Petugas berjibaku memadamkan api yang membakar lahan kering tersebut. Berkat respons cepat petugas, kobaran api berhasil dikendalikan dan penanganan dinyatakan selesai sekitar pukul 13.30 wib.

Kebakaran dilaporkan oleh Suhri. Berdasarkan informasi awal dari petugas, api diduga berasal dari aktivitas membakar sampah yang kemudian merembet ke lahan kering di sekitar lokasi.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Setelah memastikan kondisi aman, seluruh personel dan armada Damkar Sampang meninggalkan lokasi dan kembali ke posko sekitar pukul 13.39 wib.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Daerah Kabupaten Sampang, H. Cocok Hadi Sutrisno, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya saat kondisi cuaca panas dan lahan dalam keadaan kering.

Menurutnya, pembakaran sampah di area terbuka sangat berisiko karena api dapat dengan cepat menjalar ketika terkena hembusan angin dan material di sekitarnya mudah terbakar.

“ Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama di dekat lahan kering. Kondisi cuaca dan material yang mudah terbakar dapat membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan,” imbaunya.

H. Cocok juga meminta masyarakat tidak meninggalkan api dalam kondisi masih menyala. Jika memang harus membakar sesuatu, masyarakat diminta memastikan lokasi aman, jauh dari rerumputan atau benda yang mudah terbakar, serta memastikan api benar-benar padam setelah selesai.

“ Mencegah jauh lebih baik daripada menangani kebakaran. Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melapor apabila melihat titik api atau kebakaran,” tegasnya.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa kelalaian kecil dapat memicu kebakaran lebih besar. Terlebih saat lahan mengering akibat kondisi cuaca, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api.

Damkar Sampang juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai langkah bersama untuk meminimalisir kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun kebakaran lahan kosong di wilayah Kabupaten Sampang.