SAMPANG II Republiku.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur, Selviana Slamet Junaidi, memberikan motivasi kepada ratusan anak yatim dan penyandang disabilitas agar tetap semangat menempuh pendidikan serta berani meraih cita-cita.

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Santunan Anak Yatim dan Disabilitas Kabupaten Sampang Tahap VI Tahun 2026 yang berlangsung di Pendopo Trunojoyo, Sampang, Kamis (6/8/2026).

Dalam sambutannya, Selviana menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan santunan yang secara rutin dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Sampang terhadap anak-anak yatim dan penyandang disabilitas.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), pemerintah kecamatan, TP PKK kecamatan, hingga para koordinator anak yatim yang terus mendukung keberlangsungan program tersebut.

Menurutnya, santunan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perhatian dan dukungan kepada anak-anak yang membutuhkan agar tetap memiliki harapan untuk masa depan.

Di hadapan para penerima santunan, Selviana berpesan agar mereka tidak pernah menyerah meski menghadapi berbagai keterbatasan.

” Kalian adalah anak-anak yang kuat, hebat, dan berharga. Jangan pernah putus sekolah dan jangan takut bermimpi. Raihlah cita-cita setinggi langit. Dengan doa, usaha, dan semangat, insyaallah cita-cita kalian akan tercapai,” ujarnya.

Selain mendorong semangat belajar, Selviana juga mengingatkan pentingnya menjaga ibadah, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi setiap ujian kehidupan.

” Jangan pernah meninggalkan salat. Saya tahu ujian yang kalian hadapi tidak ringan, tetapi setiap orang memiliki ujian masing-masing. Tetaplah sabar, ikhlas, dan yakin Allah SWT akan memberikan jalan terbaik,” tuturnya.

Ia berharap program santunan anak yatim dan penyandang disabilitas dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial dan membangun generasi muda yang berkarakter, mandiri, serta memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sampang dalam memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok rentan, sekaligus mendorong semangat gotong royong antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia.