Sampang II Republiku.com, — Mayat laki-laki tanpa identitas yang ditemukan warga di jln Wachid Hasyim, tepat sebelah barat jembatan laris Sampang, akhirnya dijemput oleh pihak keluarga dari ruang instalasi jenazah RSUD dr Mohammad Zyn, Jumat (15/5/2026), untuk dibawa pulang dan segera dimakamkan di daerah asalnya.
Seperti diketahui, sebelumnya warga dihebohkan dengan penemuan sosok mayat laki-laki tanpa dentitas tergeletak di pinggir jalan sekitar jembatan laris dalam kondisi luka cukup serius pada bagian wajah dan kepala.
Setelah itu barulah korban mendapatkan pertolongan pertama untuk segera dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr Mohammad Zyn Sampang, guna kepentingan identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak-pihak berwenang.
Humas RSUD dr Mohammad Zyn Sampang, Amin Jakfar mengatakan suasana duka menyelimuti ruang jenazah RSUD setelah pihak keluarga korban tiba dan mengenali jasad laki-laki tersebut.
” Tadi sekitar pukul 19.55 wib, pihak keluarga datang untuk memastikan kebenarannya identitas korban. Sontak suasana berubah menjadi duka setelah pihak keluarga mengenali dan mengakui bahwa jasad tersebut adalah kerabatnya,” ungkap Amin.
Sementara itu, Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo menjelaskan, sudah ada pihak yang mengaku keluarga menghubungi pihak kepolisian dan tiba di RSUD untuk memastikan apakah itu benar anggota keluarga mereka dan akhirnya dipastikan adalah anggota keluarganya bernama M. Aldi (17).
Korban berasal dari Dsn. Gayam, Desa Tambaan Camplong, yang merupakan masih seorang pelajar /santri di salah satu pondok pesantren wilayah Omben Sampang.
” Setelah melewati serangkaian proses penyelidikan dan autopsi, jenazah korban akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga yang diwakili oleh Sekdes Tambaan Moh. Holik,” kata Sie Humas, dalam keterangan tertulisnya, Jum’at (15/5) malam.
Dalam suasana duka, proses penyerahan jenazah dari kamar mayat RSUD dr Mohammad Zyn Sampang, disertai penandatanganan berita acara pihak keluarga korban.
” Saat ini pihak kepolisian masih mengumpulkan bukti-bukti dan para saksi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kematian korban,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan