Sampang II Republiku.com, — Warga sekitaran Sampang kota digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki tanpa identitas di jln Wachid Hasyim, tepat sebelah barat jembatan laris Sampang, Madura JawaTimur. Jum’at (15/5/2026) dini hari.

Korban ditemukan sudah tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi mengenaskan dengan sejumlah luka dibagian wajah oleh warga yang sedang melintas di lokasi tersebut.

Penemuan mayat tersebut sontak membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi. Beberapa warga mengaku sempat menduga korban merupakan korban tindak kekerasan karena terdapat luka cukup parah di area bagian wajah dan kepala.

Saat ini, jasad korban telah dievakuasi ke ruang kamar mayat RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang guna kepentingan identifikasi dan pemeriksaan medis lebih lanjut. Petugas juga masih menunggu kemungkinan adanya keluarga korban yang datang untuk mengenali identitas mayat tersebut.

Humas RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, Amin Jakfar Sodiq, membenarkan bahwa pihak rumah sakit menerima jenazah tanpa identitas pada sekitar pukul 02.00 wib dini hari.

“ Benar, kami menerima mayat tanpa identitas sekitar pukul dua dini hari dan saat ini masih berada di kamar mayat untuk proses lebih lanjut,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Sulaiman mengatakan bahwa pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah korban meninggal akibat kecelakaan tunggal atau menjadi korban tindak pidana.

Menurutnya, informasi awal yang diterima menyebut korban diduga terjatuh dari sepeda motor lalu ditinggalkan oleh rekan-rekannya.

“ Informasi sementara yang kami dapat, korban diduga jatuh dari sepeda motor kemudian ditinggal pergi oleh teman-temannya. Namun motif maupun penyebab pastinya masih belum diketahui. Bisa saja laka tunggal, bisa juga ada unsur tindak pidana, semuanya masih dalam penyelidikan,” kata Eko Puji Waluyo.

Ia juga menegaskan bahwa polisi tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum seluruh proses penyelidikan selesai dilakukan. Dari hasil pengamatan awal terhadap foto korban, pihaknya masih menduga kuat adanya kemungkinan kecelakaan lalu lintas, namun dugaan tersebut belum bisa dipastikan secara resmi.

“ Jadi saat ini kami belum bisa memastikan apakah korban laka tunggal atau korban tindak pidana. Kami masih mencari teman-teman korban dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap kejadian sebenarnya,” tambahnya.

Hingga berita ini ditulis, identitas korban masih belum diketahui dan aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kematian korban.