SAMPANG II Republiku.com, — Parade seni musik budaya tradisional daul Combodug akan segera digelar menjelang moment hari ke 7 lebaran Idul Fitri 1447 hijriah. Kegiatan ini akan menyedot perhatian warga Sampang, khususnya di Madura JawaTimur.
Kegiatan rutin yang biasa digelar oleh Pemkab Sampang dan Paguyuban Combodug (PCS) Sampang ini telah dinantikan para pecinta daul Combodug, khususnya bagi masyarakat luas Madura. Dalam kegiatan ini, masyarakat akan turun jalan tumpah ruah memadati kawasan Sampang kota hanya untuk menyaksikan parade daul Combodug tahun 2026 yang akan datang.
” Untuk penetapan hari dan tanggalnya masih belum bisa dipastikan, karena kami masih belum melakukan teknikal meeting. Namun pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk lebih lanjutnya agar kegiatan rutin ini dapat terselenggara,” ungkap ketua PCS, H. Cocok Hadi Sutrisno, kepada Republiku.com, Jum’at (6/3/2026).
Menurutnya, event tahunan seperti parade daul Combodug ini merupakan bagian semangat harmonisasi sosial tolerasi yang ditunjukan, juga sebagai upaya menjaga dan mendukung melestarikan budaya lokal Madura, khususnya di Kabupaten Sampang.
” Sementara ini, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak internal keanggotaan PCS untuk menyiapkan diri menyambut adanya event tahunan yang telah dinantikan oleh masyarakat Madura, seperti parade daul Combodug 2026 yang akan datang,” terangnya.
Pria yang akrab disapa Aba Cocok itu mengakui, bahwa parade daul Combodug selama ini menjadi identitas Kabupaten Sampang yang dimana dapat meningkatkan potensi ekonomi kreatif bagi masyarakat maupun pelaku UMKM kecil.
Selain itu, melalui parade Combodug ini, Pemkab Sampang bisa membawa kebahagiaan, kesenangan dan memberikan hiburan yang positif kepada masyarakat Sampang.
” Pada prinsipnya, melalui parade Combodug ini, Kabupaten Sampang akan menjadi tujuan masyarakat Madura untuk tetap bisa menjaga warisan budaya lokal. Dan pihaknya akan selalu berupaya mempertahankan identitas tersebut,” ujarnya.


Tinggalkan Balasan