SAMPANG II Republiku.com, — Masyarakat Desa Pangongsean, Kecamatan Torjun, beberapa pekan terahir mengeluhkan kinerja Perusahaan Listrik Negara (PLN) rayon Sampang Madura, karena sering terjadi pemadaman tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

” Sudah beberapa pekan ini listrik sering padam, saat sore hari, kami masyarakat tidak pernah menerima pemberitahuan akan adanya pemadaman aliran listrik,” ungkap, H. Cocok Hadi Sutrisno kepada Republiku.com, Selasa (10/2/2026).

Ia menerangkan, sering terjadinya pemadaman listrik akhir-akhir ini di desanya.

” Setiap sore saat menjelang sholat Maghrib dan makan malam selalu mati lampu, ini sangatlah menganggu masyarakat,” kata dia.

Menurutnya, pemadaman yang sering terjadi disaat jam-jam rawan /aktivitas sibuk itu sangatlah merugikan bagi masyarakat.

Padahal dirinya merasa, taat bayar listrik. Dan juga, belakangan banyak yang menggunakan pulsa token (pasca bayar), tak mungkin telat bayar, tapi kenapa kok masih sering terjadi pemadaman listrik, tanpa adanya hujan maupun angin kencang.

“ Kalo sesekali ya wajar lah, tapi kalo sering kan, jadi banyak kerjaan yang tertunda,” tegasnya.

Ia berharap pihak PLN rayon Sampang agar dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait seringnya terjadi pemadaman listrik terutama saat sore hari menjelang Magrib.

” Kami minta pihak PLN Sampang ada pemberitahuan terlebih dahulu kalau mau terjadi pemadaman, kalau ada pemberitahuan masyarakat bisa bersiap-siap, karena jam-jam itu sangat diperlukan penerangan untuk menunaikan sholat dan waktunya anak-anak belajar,” harapannya.

Sementara itu, Manajer ULP Sampang, Redi Ramadhan, saat reporter Republiku.com beberapa kali mencoba menghubungi untuk dikonfirmasi tidak merespon. Hingga berita ini ditulis dan disiarkan.