SAMPANG, Republiku.com, — Duka menyelimuti Kabupaten Sampang, Madura JawaTimur. Salah satu ulama kharismatik dan panutan masyarakat, KH Zubaidi Muhammad, telah berpulang ke rahmatullah, Kamis (18/12) sore, pukul 17.00 wib.
Kyai Zubaidi, merupakan Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatut Thullab, Taman Anom. Desa Omben, Kecamatan Omben, kabupaten Sampang, Madura JawaTimur.
Dalam duka yang mendalam, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi bersama istri Ibu Selviana Slamet Junaidi turut berbelasungkawa dan melakukan takziyah ke rumah duka mendiang Kyai Zubaidi.
” Selamat jalan Kyai. Beliau bukan hanya Mustasyar (PCNU), tetapi juga cahaya penyejuk umat, guru kehidupan, dan sahabat dalam membangun harmoni di Kabupaten Sampang,” ucap Bupati dengan penuh haru.
Kepergiannya di usia yang ke 76 tahun, menandai berakhirnya perjalanan panjang seorang ulama yang hidupnya dipersembahkan bagi pendidikan, dakwah, dan pembinaan akhlak umat.
Semasa hidupnya, Kyai Zubaidi dikenal sangat aktif dalam berbagai kegiatan Nahdlatul Ulama. Ungkapan duka cita pun datang dari berbagai kalangan.
Bupati Sampang mendengar kabar meninggalnya salah satu ulama kharismatik, dirinya sangat merasa kehilangan atas wafatnya Kyai Zubaidi.
“ Kami kehilangan almarhum. Selamat jalan, Kiai Zubaidi. Semoga arwah almarhum ditempatkan di tempat yang paling mulia di sisi Allah. Begitu juga, keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan dan kesabaran,” doa Bupati Sampang. Minggu (21/12/2025).
Ditempat yang sama, menurut Ali Maftuhin Ketua MWCNU, almarhum merupakan sosok ulama yang memiliki dedikasi tinggi terhadap organisasi yang didirikan oleh KH Hasyim Asy’ari, Tebuireng.
“ Beliau aktif di MWCNU Omben sejak tahun 1970. Sebelumnya, almarhum menjabat sebagai pengurus ranting NU Gersempal,” terangnya.
Maftuhin sapaan akrabnya menjelaskan, beberapa bulan terakhir kesehatan Kyai Zubaidi mulai menurun. Namun meski demikian, almarhum tetap semangat dan menyempatkan diri hadir di setiap kegiatan MWCNU Omben. “Kyai sudah lama sakit. Tadi siang almarhum datang dari Pamekasan (check up),” ungkap Maftuhin.
Sebagai Rais Syuriyah MWCNU Omben, lanjut Maftuhin, Kyai Zubaidi, banyak memberikan masukan dan nasehat kepada pengurus MWCNU Omben. “Bahkan, beberapa waktu lalu, beliau merencanakan akan mengadakan rapat evaluasi untuk semua pengurus MWCNU Omben beserta banom dan lembaga di bawahnya,” tutupnya.


Tinggalkan Balasan