SAMPANG II Republiku.com — Wakil Bupati Sampang, H. Ahmad Mahfudz, melepas Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-32 Kabupaten Sampang Tahun 2026, Senin (19/10/2026) pagi.
Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian MTQ sekaligus momentum memperkuat syiar Islam dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Pawai Ta’aruf tersebut diikuti kafilah dari 14 kecamatan se-Kabupaten Sampang, bersama jajaran pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tokoh agama.
Mengusung tema “Amalkan Al-Qur’an Menuju Masyarakat Madani”, MTQ ke-32 diharapkan tidak sekadar menjadi ajang perlombaan dan seremoni tahunan, tetapi juga mendorong masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutan Wakil Bupati yang dibacakan pada kegiatan tersebut, Pawai Ta’aruf disebut sebagai sarana syiar Islam sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Pawai Ta’aruf ini diharapkan menjadi sarana syiar Islam sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah dan mengajak masyarakat agar selalu mencintai Al-Qur’an, serta menjadikan nilai dan ajarannya sebagai inspirasi dalam kehidupan,” demikian pesan Wabup yang akrab disapa Lora Mahfudz.
Pemerintah Kabupaten Sampang juga mengapresiasi panitia, peserta, pendamping, dan seluruh pihak yang berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQ tahun ini.
Kepada seluruh peserta, Wabup berpesan agar menjaga ketertiban, keselamatan, kebersamaan, dan kesantunan selama mengikuti pawai. Sikap tersebut dinilai mencerminkan nilai-nilai akhlak Islami yang perlu diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Lebih dari sekadar kompetisi, MTQ diharapkan menjadi ruang pembinaan untuk melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya mampu membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sosial.
Melalui MTQ ke-32, Pemkab Sampang berharap nilai-nilai Al-Qur’an semakin membumi, memperkuat persatuan, serta membentuk masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.
Semangat tersebut sejalan dengan tema yang diusung, yakni menjadikan pengamalan Al-Qur’an sebagai salah satu fondasi dalam mewujudkan masyarakat madani di Kabupaten Sampang.


Tinggalkan Balasan