SURABAYA ll Republiku.com – Sebuah kecelakaan lalu lintas yang cukup memprihatinkan terjadi di kawasan Jalan Simolawang, Surabaya, pada Selasa malam (08/09/2026). Insiden yang melibatkan dua unit sepeda motor ini terjadi sekitar pukul 20.00 WIB dan diduga kuat dipicu oleh kelalaian pengendara yang berbelok secara mendadak.

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, kecelakaan berawal ketika sepeda motor Honda Revo dengan nomor polisi L 2001 TU yang melaju dari arah timur tiba-tiba berbelok tanpa memberikan isyarat yang jelas. Manuver mendadak tersebut membuat pengendara motor lain yang datang dari arah barat tidak memiliki waktu untuk menghindar, sehingga tabrakan pun tak terelakkan.

“Kejadiannya sangat cepat. Motor dari timur langsung belok, motor dari barat sudah tidak bisa menghindar lagi,” ujar seorang warga yang menyaksikan langsung insiden tersebut saat dimintai keterangan oleh Republiku.com.

Akibat benturan keras tersebut, seorang pengendara laki-laki paruh baya masih tergeletak di badan jalan dalam kondisi tidak sadarkan diri hingga berita ini diturunkan. Kondisinya yang kritis membuat warga sekitar enggan memindahkannya sebelum tim medis tiba.

Sementara itu, korban lainnya yang merupakan seorang ibu yang tengah berboncengan dengan anak kecilnya dilaporkan sudah dalam keadaan sadar. Keduanya segera mendapatkan penanganan awal dari petugas Puskesmas setempat yang langsung sigap mendatangi lokasi. Sebuah unit ambulance juga telah bersiaga di tempat kejadian untuk melakukan evakuasi lebih lanjut jika diperlukan.

Tak lama setelah kejadian, personil Unit Lantas Polsek Simokerto tampak hadir untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat, serta mengamankan barang bukti di lokasi.

Peristiwa malam ini menjadi pengingat nyata bagi seluruh pengguna jalan akan pentingnya keselamatan berkendara. Kepolisian mengimbau agar para pengendara selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, memberikan isyarat yang cukup saat akan berbelok atau berpindah jalur, serta senantiasa waspada terhadap kondisi sekitar, terutama di malam hari dengan minimnya penerangan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan utamakan keselamatan. Jangan sampai karena ketergesaan sesaat, nyawa sendiri dan orang lain menjadi taruhannya,” pungkas salah satu petugas kepolisian di lokasi kejadian.