SAMPANG II Republiku.com — Kepedulian Pemerintah Kabupaten Sampang terhadap masyarakat kurang mampu kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Bupati Sampang H. Slamet Junaidi turun langsung ke Dusun Beringin, Desa Apaan, Kecamatan Pangarengan, Sabtu (5/9/2026), untuk meninjau kondisi Riyanti, warga yang tinggal di rumah tidak layak huni.

Dalam kegiatan Turba (Turun ke Bawah) tersebut, Bupati menyerahkan bantuan bedah rumah, sembako, serta sejumlah kebutuhan pokok kepada Riyanti dan keluarganya. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban sekaligus menjadi langkah awal untuk menghadirkan tempat tinggal yang lebih aman dan layak.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menegaskan, perhatian terhadap masyarakat kurang mampu menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Menurutnya, pemerintah harus hadir secara langsung ketika menemukan warga yang membutuhkan dukungan.

“ Kami ingin memastikan setiap warga di Sampang, khususnya kaum duafa, mendapatkan perhatian dan perlindungan sosial yang layak. Rumah yang layak huni adalah hak setiap warga,” ujar H. Slamet Junaidi.

Ia mengatakan, penanganan rumah tidak layak huni membutuhkan sinergi berbagai pihak. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong kolaborasi dengan perangkat daerah, lembaga sosial, serta unsur terkait agar bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran.

Riyanti menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan pemerintah. Ia berharap bantuan tersebut dapat membawa perubahan bagi kondisi tempat tinggal keluarganya.

” Saya sangat berterima kasih kepada Bupati Sampang dan seluruh tim. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga saya,” ungkap Riyanti.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Kabag Prokopim beserta staf, Plt. Camat Pangarengan dan jajaran, perwakilan Dinsos, BPBD, Baznas, unsur Forkopimcam, Kepala Desa Apaan, Puskesmas, pendamping PKH, serta jajaran Satpol PP, Dishub, Diskominfo, tokoh masyarakat dan media.

Melalui program tersebut, Pemkab Sampang berharap rumah Riyanti dan keluarganya segera menjadi tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan layak.

Kehadiran Bupati secara langsung di tengah masyarakat menjadi penegasan bahwa pemerintah tidak hanya hadir melalui kebijakan, tetapi juga turun melihat kondisi warga dan memberikan bantuan nyata kepada mereka yang membutuhkan.