SAMPANG II Republiku.com — Kekeringan ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menjadi persoalan serius bagi masyarakat. Menyikapi kondisi itu, Aliansi Wartawan Sampang (AWAS) turun langsung membantu warga yang kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, AWAS menyalurkan bantuan air bersih menggunakan dua mobil tangki ke wilayah yang mengalami kekeringan cukup parah, tepatnya di Desa Pajeruan, Dusun Mangar, Kecamatan Kedungdung, Jumat (4/9/2026) siang.

Setibanya di lokasi, pengurus dan anggota AWAS bersama petugas BPBD langsung membantu warga menyiapkan jeriken, bak penampungan, serta wadah air lainnya. Air bersih kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang telah menunggu kedatangan bantuan tersebut.

Ketua AWAS Ahmad Jumadi mengatakan, penyaluran air bersih tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) AWAS ke-5.

Menurutnya, pemilihan lokasi bukan tanpa alasan. Desa Pajeruan, khususnya Dusun Mangar, merupakan salah satu wilayah yang kondisi sumber airnya sangat terbatas akibat kekeringan.

” Alhamdulillah, kegiatan ini bisa berkolaborasi dengan BPBD. Kami bisa membantu menyediakan air bersih untuk dikonsumsi masyarakat Desa Pajeruan, Dusun Mangar yang memang sangat membutuhkan air,” ujar Ahmad Jumadi yang akrab disapa Cak Jum.

Ia mengungkapkan, proses pendistribusian air menuju lokasi bukan perkara mudah. Medan yang harus dilalui cukup menantang karena kondisi jalan sempit, berbatu, dan berada di kawasan yang sulit dijangkau kendaraan tangki.

” Perjalanannya penuh perjuangan. Jalannya sempit dan berbatu, bahkan cukup membahayakan. Tetapi berkat semangat para sopir, dua mobil tangki akhirnya bisa sampai ke lokasi,” tuturnya.

Perjuangan tersebut bahkan berlanjut setelah kegiatan penyaluran air bersih selesai. Salah satu sepeda motor milik anggota AWAS mengalami mogok saat perjalanan pulang. Kondisi tersebut membuat anggota AWAS harus menghadapi perjalanan yang cukup panjang hingga larut malam sebelum akhirnya dapat kembali.

Meski menghadapi berbagai kendala di perjalanan, hal tersebut tidak menyurutkan semangat jajaran AWAS untuk membantu masyarakat yang tengah mengalami krisis air bersih.

Kedatangan dua mobil tangki air tersebut langsung disambut antusias warga. Masyarakat yang telah lama menunggu air bersih terlihat berbondong-bondong membawa wadah untuk mendapatkan bantuan.

Suasana haru dan kegembiraan pun pecah ketika air mulai didistribusikan. Teriakan “hore” terdengar dari sejumlah warga yang menyambut kedatangan bantuan air bersih tersebut.

Cak Jum berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut. Ia juga mengajak para dermawan serta seluruh pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Sampang, untuk bersama-sama memberikan perhatian kepada masyarakat yang berada di wilayah terdampak kekeringan.

” Yang pasti, Pemerintah Kabupaten Sampang hadir untuk membantu dropping air bersih. Kami berharap bantuan ini bisa terus berlanjut sehingga masyarakat yang membutuhkan benar-benar terbantu,” katanya.

Sementara itu, Abdul Syirat selaku pemandu Desa Pajeruan, Dusun Mangar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia mengatakan masyarakat sangat antusias karena bantuan air bersih tersebut menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi warga.

” Kami sangat berterima kasih dan bersyukur atas bantuan air bersih ini. Masyarakat sangat antusias karena baru kali ini mendapatkan bantuan air bersih,” ungkap Abdul Syirat.

Ia kembali menyampaikan terima kasih kepada BPBD Kabupaten Sampang dan jajaran AWAS yang telah datang langsung ke lokasi serta membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

” Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada BPBD dan rekan-rekan jurnalis AWAS yang telah membantu masyarakat Desa Pajeruan, Dusun Mangar. Semoga bantuan air ini menjadi amal ibadah dan membawa berkah,” pungkasnya.