PAMEKASAN –Republiku.com Kabar membanggakan kembali datang dari Universitas KH. Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura. Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris (BKI) berhasil menorehkan prestasi luar biasa di ajang Teknokrat English Competition (TECOMP) 2026, kompetisi bahasa Inggris bergengsi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Teknokrat Indonesia, hasil diumumkan pada 29 Agustus 2026.
Tidak hanya itu Prestasi tertinggi diraih Azimah Syahidah Hidayat, mahasiswa Prodi BKI UNIBA Madura yang sukses meraih JUARA 3 NASIONAL pada kategori Storytelling. Dengan membawakan cerita berjudul “Thumbelina”, Azimah tampil ekspresif, komunikatif, dan penuh percaya diri, mampu bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi ternama se-Indonesia.
Kehasilan gemilang juga ditorehkan dua mahasiswa lainnya yang berkompetisi ketat hingga babak Grand Final.
Laudiya Aurilia Putri (Angkatan 2024) kategori Paper Presentation. Mampu menyajikan gagasan akademik secara sistematis, argumentatif, dan komunikatif di hadapan juri.
Lutfiyatul Qoribah (Angkatan 2025) kategori Speech. Menunjukkan kemampuan public speaking dan penguasaan bahasa Inggris yang mumpuni di panggung nasional.
Keduanya bersaing dengan peserta dari perguruan tinggi bergengsi seperti Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Terbuka (UT), Universitas Lampung, dan lainnya.
Tak kalah membanggakan, Erma Wulandari Irwani juga berhasil mencatatkan diri sebagai Finalis pada kategori Speech. Keberhasilan ini semakin memperkuat dominasi dan kualitas mahasiswa BKI UNIBA Madura di bidang kemampuan berbicara bahasa Inggris.
Bukti Kualitas Pedidikan yang nyata Selama persiapan, para mahasiswa mendapat pendampingan intensif dari dosen-dosen Prodi BKI UNIBA Madura melalui latihan rutin, evaluasi penampilan, serta bimbingan khusus. Capaian ini membuktikan bahwa pembelajaran di BKI UNIBA tidak hanya teori di kelas, melainkan nyata membekali mahasiswa dengan keterampilan komunikasi, public speaking, presentasi akademik, kreativitas, dan kepercayaan diri untuk bersaing di tingkat nasional.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi sekaligus bukti bahwa mahasiswa dari perguruan tinggi daerah di Madura mampu bersaing dan mengukir prestasi di kancah nasional.ujarnya


Tinggalkan Balasan