SAMPANG II Republiku.com, — Kebakaran terjadi di sebuah rumah kawasan Selong Permai, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur, Selasa (11/8/2026) siang. Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting instalasi listrik.
Peristiwa tersebut dilaporkan kepada Pemadam Kebakaran (Damkar) Sampang sekitar pukul 12.42 wib. Mendapat laporan, petugas Pos Damkar Sampang langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 12.45 wib
Petugas kemudian melakukan pemadaman dan penanganan untuk mencegah api semakin membesar serta merembet ke bagian bangunan lainnya. Sebanyak tiga armada dikerahkan dalam penanganan tersebut, dengan dua armada membawa pasokan air.
Kepala Damkar Sampang, H. Cocok Hadi Sutrisno, mengatakan respons cepat dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari warga. Personel langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
“ Begitu laporan kami terima, personel langsung menuju lokasi. Kami melakukan pemadaman dan memastikan api benar-benar terkendali agar tidak meluas,” ujar Kepala Damkar.
Masruroh selaku pemilik rumah sekaligus pelapor mengatakan, kejadian tersebut membuat dirinya panik. Ia kemudian segera menghubungi petugas Damkar agar kobaran api dapat ditangani sebelum menjalar ke bagian lain rumah maupun bangunan di sekitarnya.
“ Saya langsung melaporkan kejadian ini ke Damkar karena khawatir api semakin membesar dan merembet,” kata Masruroh.
Berdasarkan laporan awal, kebakaran diduga terjadi akibat korsleting listrik. Meski demikian, penanganan petugas di lapangan menjadi prioritas untuk memastikan api tidak kembali menyala setelah proses pemadaman selesai.
Petugas berhasil menyelesaikan penanganan sekitar pukul 13.01 wib. Setelah memastikan lokasi dalam kondisi aman, seluruh armada kemudian kembali ke posko dan tiba sekitar pukul 13.12 wib.
Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah, terutama kabel, stop kontak, sambungan listrik, dan peralatan elektronik yang berpotensi mengalami kerusakan.
Kepala Damkar Sampang mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan tanda-tanda kerusakan pada instalasi listrik. Pemeriksaan dan perbaikan secara berkala dinilai penting sebagai langkah pencegahan terhadap potensi kebakaran.
Kecepatan masyarakat melaporkan kejadian juga membantu petugas melakukan penanganan dalam waktu singkat. Dari laporan diterima pukul 12.42 wib, petugas tiba tiga menit kemudian dan penanganan dinyatakan selesai sekitar pukul 13.01 wib.
Damkar Kabupaten Sampang kembali mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi petugas apabila melihat tanda-tanda kebakaran. Kecepatan laporan dan respons menjadi kunci untuk mencegah api berkembang menjadi bencana yang lebih besar.


Tinggalkan Balasan