SAMPANG II Republiku.com, — Warga di Jalan Glatik, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang kota, dibuat khawatir setelah kobaran api melahap lahan kering pada Senin (10/8/2026) siang. Api diduga berasal dari aktivitas membakar sampah yang kemudian merambat ke area lahan.

Laporan kebakaran diterima Pos Damkar Sampang pukul 13.32 wib. Tak ingin api semakin meluas, petugas langsung bergerak dan tiba di lokasi hanya empat menit kemudian, tepatnya pukul 13.36 wib.

Kepala Damkar Sampang H. Cocok Hadi Sutrisno mengatakan, bahwa kondisi lahan yang kering membuat api cukup mudah menjalar. Sebanyak dua armada pemadam berisi air diterjunkan untuk melakukan penanganan.

“ Dugaan sementara api berasal dari aktivitas membakar sampah. Karena berada di lahan kering, api mudah merambat. Kami langsung melakukan pemadaman agar tidak menjalar ke area lainnya,” kata pria yang akrab disapa H. Cocok.

Petugas berjibaku memadamkan api hingga akhirnya kobaran berhasil dikendalikan sekitar pukul 14.10 wib. Setelah dilakukan pengecekan dan dipastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala, personel meninggalkan lokasi dan tiba di posko sekitar pukul 14.35 wib.

Penanganan kebakaran tersebut juga mendapat dukungan dari TNI dan Polri. Babinsa Gunung Sekar bersama personel kepolisian turut berada di lokasi membantu proses pemadaman serta memastikan situasi tetap aman.

H. Cocok menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut membantu penanganan kebakaran. Menurutnya, kolaborasi antara Damkar, TNI dan Polri menjadi salah satu kunci agar kebakaran dapat segera dikendalikan.

“ Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri, khususnya Babinsa Gunung Sekar dan pihak kepolisian, yang telah membantu petugas di lapangan. Sinergi ini sangat berarti dalam mempercepat penanganan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menganggap remeh aktivitas membakar sampah. Terlebih ketika berada di sekitar lahan kering yang mudah terbakar.

“ Jangan meninggalkan api dalam kondisi masih menyala. Pastikan benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap potensi kebakaran,” tegasnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Damkar Sampang mengajak masyarakat segera melapor apabila menemukan kebakaran atau titik api agar petugas dapat melakukan tindakan cepat sebelum api semakin membesar.