SAMPANG II Republiku.com, — Sebuah mesin kayu di Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur, terbakar pada Rabu (5/8/2026) dini hari. Kebakaran berhasil dipadamkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sampang sebelum api meluas ke area sekitar.
Berdasarkan laporan Command Center Damkar Kabupaten Sampang, informasi mengenai kebakaran diterima pada pukul 00.33 WIB. Tim dari Pos 1 Damkar Sampang langsung diberangkatkan ke lokasi dan tiba sekitar empat menit kemudian, tepatnya pukul 00.37 WIB.
Petugas melakukan pemadaman hingga pukul 01.30 WIB dan memastikan lokasi dalam kondisi aman sebelum kembali ke pos pada pukul 01.35 WIB. Dalam operasi tersebut, Damkar mengerahkan tiga unit armada yang terdiri atas dua mobil tangki air dan satu kendaraan pendukung.
Objek yang terbakar merupakan sebuah mesin kayu. Berdasarkan hasil asesmen awal petugas di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh unsur kesengajaan. Dugaan tersebut masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut oleh aparat penegak hukum untuk memastikan penyebab pasti kejadian.
Sejumlah warga di sekitar lokasi juga menyampaikan dugaan bahwa sebelum kebakaran terjadi terdapat oknum yang diduga melakukan aksi pembakaran terhadap mesin kayu tersebut. Namun, hingga berita ini ditulis, informasi tersebut masih sebatas keterangan warga dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap kronologi, penyebab pasti kebakaran, serta mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat apabila ditemukan adanya unsur pidana.
Akibat insiden tersebut, mesin kayu mengalami kerusakan cukup signifikan. Namun tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sampang, H. Cocok Hadi Sutrisno, mengatakan respons cepat personel menjadi faktor penting dalam mencegah api menjalar ke objek lain.
” Begitu laporan kami terima, personel langsung menuju lokasi dan melakukan pemadaman. Alhamdulillah api berhasil dikendalikan dalam waktu relatif singkat sehingga tidak sampai menimbulkan kebakaran yang lebih besar. Dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada unsur kesengajaan dan akan ditangani lebih lanjut oleh aparat berwenang,” kata H. Cocok Hadi Sutrisno.
Damkar Kabupaten Sampang mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap kejadian kebakaran maupun kondisi darurat lainnya melalui Command Center agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
Sementara itu, pihak kepolisian diharapkan dapat mengusut tuntas peristiwa tersebut, termasuk menelusuri dugaan adanya aksi pembakaran sebagaimana disampaikan oleh sejumlah warga, sehingga penyebab kebakaran dapat dipastikan berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan yang sah.


Tinggalkan Balasan