Sampang II Republiku.com, — Kebakaran hanguskan dapur milik warga di Desa Gulbung, Kecamatan Pengarengan, Kabupaten Sampang, Madura, Senin (3/8/2026). Diduga penyebab kebakaran terjadi akibat pemilik meninggalkan dapur dalam kondisi kompor masih menyala.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun, saat kejadian pemilik rumah sedang memasak namun meninggalkan rumah sebentar. Api kemudian membesar dan membakar bagian dapur.
Beruntung warga setempat yang melihat kepulan asap langsung segera menghubungi petugas. Kemudian Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sampang merespon cepat dan tiba di lokasi beberapa menit kemudian, sehingga kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan utama.
Berdasarkan data Command Center Damkar Kabupaten Sampang, laporan kebakaran diterima pada pukul 13.26 wib. Hanya berselang lima menit, Tim 2 Pos Damkar Sampang tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman.
Sebanyak tiga unit armada pemadam diterjunkan ke lokasi kejadian. Setelah berjibaku dengan kobaran api, petugas berhasil memadamkan kebakaran pada pukul 14.17 wib dan seluruh personel kembali ke posko pada pukul 14.22 wib.
Dari hasil penanganan awal, kebakaran diduga dipicu aktivitas memasak yang ditinggalkan pemilik rumah, sehingga api dengan cepat membesar dan membakar bagian dapur.
Kepala Damkar Kabupaten Sampang, H. Cocok Hadi Sutrisno, mengatakan kecepatan respons personel menjadi faktor penting dalam mencegah api meluas ke bagian rumah lainnya.
” Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak menuju lokasi. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dengan cepat sehingga tidak sampai merembet ke bangunan lain. Kami mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan aktivitas memasak tanpa pengawasan karena risikonya sangat besar memicu kebakaran,” ujar H. Cocok adik orang hebat nomor satu di kabupaten Sampang.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Damkar Kabupaten Sampang mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan kompor dan sumber api dalam kondisi aman sebelum meninggalkan dapur serta segera melaporkan kejadian kebakaran melalui layanan Command Center agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.


Tinggalkan Balasan