Sampang II Republiku.com, — Pemadaman listrik yang berlangsung cukup lama hingga berjam-jam di wilayah Desa Pengongsean, Kecamatan Torjun Sampang, menuai banyak keluhan, dan warga menyebut terjadi petaka jika padam listrik saat menjelang petang, Jum’at (12/6/2026).
Listrik dilaporkan padam sejak siang usai sholat dhuhur, hingga malam petang sekarang. Kondisi tersebut membuat berbagai aktivitas warga terganggu, mulai dari kegiatan rumah tangga hingga proses belajar anak-anak.
Salah seorang warga, H. Cocok Hadi Sutrisno menyebutnya dengan petaka mati lampu saat senja tiba bahkan mereka menganggap hal itu sebagai musibah padamnya listrik.
Ia mengaku sangat kecewa karena pemadaman terjadi tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak PLN. Mereka menilai informasi terkait pemadaman sangat penting agar masyarakat dapat mengantisipasi berbagai kebutuhan selama listrik tidak tersedia.
Seharusnya PLN berupaya melakukan pemberitahuan terlebih dahulu, pemberitahuan dapat disampaikan melalui berbagai saluran informasi, seperti media sosial, radio maupun media massa, sehingga masyarakat tidak dibuat bertanya-tanya mengenai penyebab dan lamanya pemadaman.
” Kalau memang ada perbaikan atau gangguan, setidaknya ada pemberitahuan terlebih dahulu. Jadi masyarakat bisa bersiap, apalagi kalau padamnya sampai berjam-jam seperti hari ini,” ujar pria yang akrab disapa Aba Cocok.
Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, pemadaman listrik yang cukup lama juga berdampak pada kegiatan belajar anak-anak, apalagi saat ini anak kami sedang ujian akhir semester Mas. Ia bersama Istri mengaku kesulitan mendampingi anak belajar pada malam hari karena minimnya penerangan.
” Anak-anak tidak bisa belajar dengan nyaman. Aktivitas di rumah juga jadi terganggu. Semisal seperti sholat dan mau mengerjakan apa pun serba sulit karena listrik mati terlalu lama,” keluh Cocok, yang juga merupakan adik kandung Bupati Sampang.
Sementara itu, Manajer PLN ULP Sampang Mahfud mengatakan, untuk saat ini pihaknya sedang ada perbaikan sistem pembangkitan. Jadi kepada seluruh pelanggan yang alami gangguan padam, tim manajemen memohon maaf sebelumnya.
Sehubungan dengan adanya kendala teknis operasional pada pembangkit yang menyebabkan penurunan kapasitas suplai listrik, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas di beberapa lokasi pada:
Hari/Tanggal : Jumat, 12 Juni 2026
Waktu : 15.57 s.d. 19.00 WIB
Wilayah : DS/KEL PANGONGSEAN, PATAPAN, PATARONGAN, PANYERANGAN, DULANG, TORJUN, JERUK POROT, DULANG, PACANGGAAN, PANYERANGAN, PACANGGA’AN, BANCELOK, JUNGKARANG, JRENGIK, TAMAN, PANYEPEN, ASEM RAJA, PLAKARAN, BRINGIN NONGGAL MAJENGAN, KOTAH, BUKER, MLAKA, KALANGAN PRAO, KARANGANYAR, SAMARAN, JRENGIK, KOTAH, BUKER, KOTAH, BUKER, TAMBELANGAN, BURUNG GAGAH BRINGIN, SAMARAN, KARANGANYAR, BANJAR BILAH DAN SEKITARNYA.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga keandalan dan stabilitas sistem kelistrikan,” ujar Mahfud.
PLN akan terus mengupayakan percepatan pemulihan kondisi operasi pembangkit dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi terhadap pelanggan /masyarakat,” imbuhnya.


Tinggalkan Balasan