SAMPANG II republiku.com, — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sampang memberikan bonus kepada atlet yang berprestasi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 di Malang Raya.
Penyerahan bonus dilakukan di kantor KONI Sampang pada Rabu, 29 April 2026 dengan dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang Yuliadi Setiawan dan Ketua Disporabudpar Sampang H Marnilem.
Dalam Porprov IX yang berlangsung 28 Juni–8 Juli 2025 di Kota Batu dan sekitarnya, Kabupaten Sampang meraih 11 medali emas, 7 perak, dan 16 perunggu.
Puluhan medali diperoleh dari cabang Judo, Muaythai, Petanque, Tenis lapangan, Menembak, IMC MMA, Kick Boxing, Wushu Sanda, Sambo, Kurash, dan Biliard.
Sekda Sampang Yuliadi Setiawan mengaku bangga kepada para atlet yang telah berjuang dan mengharumkan nama Sampang dalam ajang Porprov Jatim 2025. Ia mengatakan pemberian reward sebagai bentuk komitmen Pemkab Sampang terhadap atlet-atlet prestasi yang membawa nama baik daerah di tingkat Jawa Timur.
” Semua luar biasa. Kami mengapresiasi dan bangga pada anak-anakku yang berjuang mengharumkan nama Sampang. Bonus ini semoga memacu cabang olahraga lain untuk terus berprestasi dan melakukan regenerasi,” katanya.
Yuliadi Setiawan menegaskan, pencairan bonus ini bukan sekadar seremoni penghargaan, tetapi menjadi tolok ukur keseriusan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem olahraga.
” Terima kasih kepada para atlet yang sudah berjuang dan kepada KONI yang terus melakukan pembinaan. Harapan kami, ke depan prestasi ini tidak berhenti di sini, tetapi terus meningkat sehingga peringkat Kabupaten Sampang bisa naik,” tegasnya.
Ketua KONI Sampang Abd Wasik mengatakan, pencairan bonus ini membawa angin segar dan semangat bagi para atlet Kabupaten Sampang yang telah mengharumkan nama Sampang, sehingga sudah sepatutnya mereka mendapatkan reward.
” Kami berharap reward yang diberikan menjadi penyemangat pada mereka untuk lebih giat berlatih dan meraih prestasi lebih banyak,” katanya.
Wasik berharap pemerintah dapat menyediakan sarana prasarana (Sarpras) memadai bagi atlet. Sebab, masih banyak cabang olahraga (Cabor) di Sampang yang belum memiliki sarpras
” Semoga ke depannya sarpras bisa dilengkapi. Sehingga, atlet, pelatih dan pengkab lebih bersemangat dalam berlatih,” harapnya.


Tinggalkan Balasan