SAMPANG II Republiku.com, — Perasaan gusar dan cemas menyelimuti Nurul Alim dan Siti Chotimah. Maklum, pasangan suami-istri (Pasutri) asal Dsn. Karongan, Desa Karongan Sampang, yang hampir 5 tahun belum punya momongan ini terpaksa harus menerima takdir ALLAH SWT melahirkan anak pertamanya dalam kondisi yang kurang sehat.
Bayi mereka lahir normal dengan selamat di Puskesmas Kemuning, pada Selasa (31/3) malam, namun bayi mungil itu telah meminum banyak air ketuban saat masih dalam kandungan sang Ibu, sehingga bayi tersebut harus mendapatkan perawatan intensif di inkubator.
Karena peralatan kurang memadai, akhirnya pihak Puskesmas segera merujuk ke Rumah Sakit spesialis layanan kandungan, yakni RS Nindita Sampang agar mendapatkan perawatan intensif yang tentunya sangat mendukung bagi keselamatan bayi tersebut.
Berkat izin Allah SWT, Nurul Alim bersama istrinya berhasil melewati kondisi genting itu. Melalui kerjakeras dan pelayanan prima yang diberikan, Alhamdulillah akhirnya pasutri ini berhasil melahirkan putri pertamanya dalam kondisi yang berangsur membaik dan kembali normal.
Bayi perempuan yang kemudian diberi nama Najmi Khalila ini sebelumnya harus menjalani perawatan inkubator selama 4 hari di RS Nindita dan sekarang sudah sehat kembali normal seperti bayi-bayi yang mungil lainnya.
” Kami selaku orang tua sedang berupaya membantunya untuk hidup lebih baik dan terus berkembang serta tumbuh dengan maksimal seperti bayi-bayi lahir normal lainnya,” kata Nurul Alim, saat berbincang-bincang dengan Republiku.com, Selasa (7/4/2026).
Menurutnya, memberi pelukan hangat ke bayi oleh sang Ibu adalah salah satu cara terbaik agar bayi tersebut tetap hidup dan tumbuh berkembang dengan baik jika dibandingkan dengan menaruhnya kedalam ruang inkubator.
” Ketika seorang bayi mungil nan lucu berada diruang inkubator, tentu hal ini akan membuat setiap orang tua merasa khawatir disertai perasaan cemas dan tentu berharap bayi akan baik-baik saja,” tuturnya.
Kesan yang positif saat dirawat, Ia sebagai pasien sangat terkesan dengan pelayanan yang cepat dan tepat serta berstandar di RS Nindita yang merupakan rumah sakit layanan kandungan itu. Ia mengaku petugasnya sangat berkompeten dalam perawatan bayi tak terkecuali terhadap bayi perempuannya.
“ Khususnya ketika berada diruangan inkubator tentu tidak lepas dari perannya dokter yang sangat luar biasa dalam mengontrol perawatan dan memberi therapy kepada putri kami. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak RS Nindita yang telah memberikan pelayanan terbaiknya,” ungkap Ibu bayi, Siti Chotimah.
Kami merasa bersyukur kepada Allah SWT dan juga sangat berterima kasih serta mengapresiasi upaya tim medis RS Nindita yang telah menyelamatkan bayinya. Dan minta doanya, agar bayi kami sehat dan tumbuh dengan baik,” tambahnya.


Tinggalkan Balasan