SAMPANG II Republiku.com, — TKIT Nurul Hidayah Kabupaten Sampang Madura, menanamkan rasa kepedulian sejak dini kepada para peserta didiknya, melalui kegiatan menabung “Celengan Kebaikan” di sekolah untuk hidup hemat dan bisa berbagi keberkahan di bulan suci Ramadhan 1447 hijriah.

KH. Amir Fahd Faisol, SAg.MSi. selaku kepala yayasan mengatakan, tujuan utama kegiatan ini untuk mengajarkan kepada para peserta didik memiliki rasa kepedulian terhadap sesama.

” Sehingga terbangun karakter/jiwa sosial yang baik, sekaligus juga mengajarkan menabung untuk hidup berhemat,” ungkapnya, kepada Republiku.com, Sabtu (14/3/2026).

Ia juga mengapresiasi sikap orang tua yang memberikan dukungan terhadap kegiatan Celengan Kebaikan ini. Untuk itu ia berharap melalui kegiatan tersebut rasa empati dan kepedulian para peserta didiknya semakin terlatih.

“ Alhamdulillah peserta didik sangat antusias dan wali murid sangat mendukung program kami. Harapan kami agar peserta didik lebih peka, dan perduli, serta mempunyai rasa empati terhadap sesama,” tegasnya.

Adapun Celengan Kebaikan untuk dipergunakan sebagai berikut:

1. Celengan bisa tetap dimiliki oleh para peserta didik. (Anak bisa terus melanjutkan menabung dirumah).
2. Disalurkan secara mandiri oleh orang tua/anak, bisa menentukan sendiri calon penerima seperti, dhuafa, yatim-piatu, abang Ojol, tukang Becak dan lainnya. Orang tua harus menyertakan foto dokumentasi kepada pihak sekolah.
3. Bisa disalurkan melalui pihak sekolah.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) PAUD Disdik Sampang, Dewi Trisna, S.Pd., M.Pd, mengapresiasi langkah pihak sekolah TKIT Nurul Hidayah yang telah mengajarkan anak-anak tentang menabung dan hidup hemat. Ini merupakan pelajaran penting untuk masa depan mereka.

Menurutnya, melalui program seperti ini, pihak sekolah bisa membentuk kebiasaan baik seperti, meningkatkan kesadaran akan pentingnya uang, dan membangun karakter jiwa sosial anak memiliki rasa kepedulian untuk berbagi terhadap sesama.

” Semoga program seperti ini bisa terus berlanjut dan bisa menginspirasi sekolah lain,” ujarnya.