SAMPANG, Republiku.com, — Warga Dsn. Pangilen, Desa Birem, Kecamatan Tambelangan Sampang mengeluhkan tegangan voltase listrik rendah terjadi selama bertahun-tahun di desanya. Sehingga dianggap merugikan masyarakat.

Keluhan itu disampaikan oleh salah satu warga, Ridwan yang mengaku terkait persoalan teknis kelistrikan yang berdampak sangat buruk pada kehidupan sehari-hari mereka. Selama bertahun-tahun kondisi tegangan listrik yang sering drop mengakibatkan peralatan elektronik rumah tangga di tempat tinggalnya menjadi gampang rusak.

” Selama kurang lebih sekitar tiga tahun tegangan listrik di rumah kami sangat rendah, tidak sampai standar normal. Alat-alat seperti kulkas, TV, kipas angin, bahkan lampu, banyak yang rusak karena tidak kuat menahan arus rendah,” ungkapnya kepada reporter Republiku.com, Kamis (25/12/2025).

Menurutnya, rendahnya tegangan arus listrik di wilayah tersebut sudah berlangsung lama bahkan sejak tahun 2022 yang lalau. Warga sudah tiga kali melapor dan mengajukan penambahan daya ke PLN, namun hal itu belum ditanggapi.

Mewakili warga yang lain, Ridwan berharap agar permasalahan tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak PLN untuk mencarikan solusi. Mereka menilai kondisi ini sudah sangat merugikan dan harus segera ditangani.

Hal senada juga diungkapkan oleh seorang ibu rumah tangga Lizei, menurutnya masyarakat seperti kami kurang memahami secara teknis permasalahan PLN, mereka hanya tahu menunaikan kewajiban sebagai pelanggan PLN yaitu membayar tagihan tepat waktu. Untuk itu dirinya meminta hak pelanggan PLN untuk mendapatkan pelayanan yang baik.

” Kami ini hanya masyarakat awam yang tidak faham secara teknis. Kami tinggal di pedalaman desa. Kami tidak pernah menunggak bayar, kewajiban kami sudah kami penuhi. Kami hanya menuntut hak kami untuk mendapatkan pelayanan PLN yang terbaik dan layak,” kata Lizei.

Menanggapi permasalahan yang terjadi di desanya, Anggota DPRD Sampang, Sri Rustiana mengingatkan kepada pihak PLN ULP Sampang untuk segera mengatasi keluhan dari masyarakat terkait tegangan listrik yang tidak sesuai standar PLN.

Mohon agar pihak PLN dapat melalukan pengecekan dan perbaikan atas tegangan listrik yang rendah di Dsn. Pangilen, Desa Birem. Saat ini tegangan PLN di siang hari sekitar 150 Volt dan di malam hari hanya 110 Volt.

Karena rendahnya tegangan ini mengakibatkan peralatan elektronik warga tidak dapat berfungsi dengan baik dan akhirnya rusak. Saya sudah melakukan laporan ke PLN melalui layanan 123 beberapa kali, dijanjikan akan dikirimkan teknisi untuk pengecekan, tetapi tak ada yang datang sampai saat ini.

Anggota Dewan yang juga merupakan putri daerah wilayah Tambelangan itu meminta kejelasan dari pihak PLN, kapan permasalahan tersebut akan segera diselesaikan.

” Dalam rangka pemenuhan pelayanan prima terhadap masyarakat, permasalahan itu harus segera diatasi supaya masyarakat bisa mendapatkan tegangan listrik yang layak sesuai standar PLN. Kami minta kepastian dari PLN kapan akan dilakukan perbaikan,” tegasnya.