Labuhanbatu,Terbitan.com || Hari Besar Natal dan Tahun Baru (Nataru) sudah berlalu hampir satu bulan namun, harga – harga sembako masih saja mahal, itulah yang sering dikeluhkan para pembeli ketika berbelanja di pasar tradisional pajak Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Seperti yang dirasakan seorang pembeli ” Ibu Darmi ” Selasa (14/01/2025) yang mengeluhkan harga telur ayam yang mahal mencapai Rp.57.000 hingga Rp.58.000/ papan
“harga telur ayam masih 58.000 / papan pak, masih mahal” ucapnya.
Begitu juga dengan seorang ibu pedagang mie goreng yang sedang berbelanja di pasar tradisional Aek Nabara mengeluh akan harga bahan dagangannya yang masih mahal.
“Masih mahal semua pak, seperti bawang putih, bawang merah, cabai dan sayuran”.imbuhnya.
Dari pantauan awak media dilapangan, harga – harga bahan pokok dan sembako masih rata – rata bertahan dari harga ketika Hari Besar Natal dan Tahun Baru yang mengalami kenaikan.
Kemungkinan hal ini disebabkan karena sedikitnya pasokan bahan pokok dan sembako ke pasar tradisional Aek Nabara atau karena akan memasuki Hari Besar Imlek yang akan di rayakan pada Bulan Februari dan dilanjutkan juga memasuki bulan Ramadhan pada awal Maret 2025 kedepan.
Seperti yang di ucapkan salah seorang pedagang di pasar tradisional Aek Nabara kepada awak media.
“Masih mahal datangnya pak, kemungkinan karena berdekatan mau Imlek dan puasa sehingga harga bahan – bahan jualan kami juga belum pada turun” ungkapnya.
Atas keluhan para pembeli dan pedagang di pasar Tradisional Aek Nabara, kami berharap agar Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dan Camat Bilah Hulu serta dinas terkait kiranya dapat memberikan solusi untuk menekan harga – harga bahan pokok dan sembako di Pasar Tradisional Aek Nabara yang belum mengalami penurunan semenjak Hari Besar Natal dan Tahun Baru.

