Warning: Undefined variable $args in /home/terbitan/republiku.com/wp-content/themes/republikwp-1/inc/shortcode-related.php on line 56

Warning: Undefined variable $args in /home/terbitan/republiku.com/wp-content/themes/republikwp-1/inc/shortcode-related.php on line 56

SUMENEP, Terbitan.com – Camat Saronggi, Kabupaten Sumenep, menjadi sorotan publik setelah diduga menghindari konfirmasi media terkait proyek pengaspalan jalan dan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Talang. Proyek yang diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat ini justru menuai kritik karena pengerjaannya dianggap tidak sesuai standar teknis.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi jalan yang baru selesai diaspal sudah mengalami retak-retak dan berlubang. Hal ini memunculkan kekecewaan masyarakat yang merasa dirugikan atas kualitas proyek yang dinilai asal-asalan.

“Baru selesai dikerjakan, jalannya sudah rusak. Ini jelas sangat merugikan masyarakat,” ujar Dayat, perwakilan Anggota YLBH.

Upaya tim media untuk mendapatkan konfirmasi dari Camat Saronggi tidak membuahkan hasil. Meskipun telah dihubungi beberapa kali, tidak ada respons yang diberikan. Sikap ini memunculkan dugaan bahwa pengawasan dari pihak kecamatan terhadap proyek tersebut tidak berjalan optimal.

Dayat Mahjong, anggota YLBH Madura, turut memberikan kritik pedas atas lemahnya pengawasan proyek yang menggunakan dana publik tersebut.

“Kalau pengawasan dari pemerintah kecamatan tidak dilakukan dengan maksimal, wajar jika kualitas proyek seperti ini terjadi. Kami mendesak evaluasi menyeluruh dan tindakan tegas dari pihak terkait,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Camat Saronggi maupun pihak pelaksana proyek belum memberikan tanggapan resmi. Sementara itu, masyarakat Desa Talang mendesak transparansi serta perbaikan segera terhadap proyek tersebut agar sesuai dengan harapan mereka.

Proyek-proyek seperti ini seharusnya menjadi solusi bagi kebutuhan infrastruktur masyarakat, namun kenyataannya justru menimbulkan masalah baru yang merugikan. Diharapkan ada tindakan tegas dari pihak berwenang untuk mengevaluasi pelaksanaan proyek ini dan mencegah kejadian serupa di masa depan.